Oleh : Nurul Hasanah Pasaribu
# MATERI KEDWIBAHASAAN YANG MENCAKUP
1. Asal-Usul Kedwibahasaan
- Manfaat mengetahui asal-usul kedwibahasaan
Adanya sejarah atau asal-usul yang kita ketahui dapat memudahkan kita untuk mengenal lebih dalam lagi mengenai sebab akibat timbulnya hal-hal yang sekarang diketahui apalagi kedwibahasaan. Pasti banyak yang mengira-ngira apa alasan diciptakannya suatu kedwibahasaan, siapa yang memikirkan kata kedwibahasaan ini, mengapa namanya harus kedwibahasaan padahal kalau dibilang dua bahasa saja juga bisa. Jadi inilah mengapa dan manfaat kita dalam mengetahui asal-usul suatu hal peristiwa tepatnya kedwibahasaan ini.
- Bergunakah materi asal-usul keduwibahasaan pada kehidupan anda sehari-hari
Pastinya ketika saya berbicara Bahasa Indonesia sedangkan lawan bicara saya menggunakan bahasa Jawa maka saya menjadi tahu bahwa model berbahasa yang dilakukan ini termasuk ke dalam kedwibahasaan. Jadi, saya dapat mengetahui bahwa kedwibahasaan itu dapat berguna dalam kehidupan setiap orang karena kita menjadi dapat mengembangkan komunikasi kita ketika kita menggunakan model berkomunikasi kedwibahasaan.
- Kerugian bila anda tidak mengetahui materi asal-usul kedwibahasaan
Bahkan mungkin ada orang yang ketika dia tidak mengetahui materi asal-usul kedwibahasaan, dia tidak mau yang namanya menggunakan bahasa lebih dari satu dengan dia mengira bahwa karena dia tinggal di Indonesia maka dia harus menggunakan bahasa Indonesia sehingga dia tidak mau belajar bahasa lain seperti bahasa Inggris ataupun bahasa daerahnya Padang. Hal itu membuat seseorang menjadi sangat rugi karena dia menjadi orang yang tidak menumbuhkan sikap toleransi terhadap orang lain yang memiliki budaya berbeda. Tidak hanya itu, diapun menjadi tidak kaya akan bahasa.
- Keterkaitan materi asal-usul kedwibahasaan dengan profesi anda nantinya
2. Diglosia dalam Kedwibahasaan
- Manfaat mengetahui diglosia dalam kedwibahasaan
Manfaat mengetahui diglosia dalam kedwibahasaan yaitu kita dapat mengetahui bahwa pada kedwibahasaan itu mereka yang dapat menggunakan dua bahasa tetapi tingkatannyapun berbeda-beda. Yang di mana dari tingkatan permulaan, yaitu mereka yang sedang mempelajari bahasa kedua. Pada tahap awal, ada pula mereka yang sampai menguasai bahasa kedua itu dengan baik sehingga dapat pula dibandingkan dengan penguasaan oleh para penutur asli.
Kitapun jadi tahu bahwa pada kedwibahasaan ada yang resmi ada pula yang tidak resmi. Yang resmi itu dinamakan diglosia, maksudnya dalam diglosia ini situasi kebahasaan yang menunjukkan adanya penggunaan bahasa tinggi dan bahasa rendah yang disesuaikan dengan situasi komunikasinya. Ragam tinggi ini pula yang digunakan untuk berkomunikasi pada situasi resmi seperti pada lingkup pemerintahan bahkan juga pendidikan. Sedangkan yang rendah (bukan diglosia) hanya digunakan pada situasi tidak resmi seperti halnya saat terjadi percakapan dengan teman, atau bisa juga saat terjadinya transaksi jual beli.
- Bergunakah materi diglosia dalam kedwibahasaan pada kehidupan anda sehari-hari
Materi diglosia dalam kedwibahasaan sangat berguna pada kehidupan sehari-hari, karena ketika saat berkomunikasi akan ada yang namanya diglosia yang berarti ragam tinggi. Yang di mana kita dapat membedakan mana ragam tinggi dan mana yang ragam rendah. Bahwa pemerolehan ragam tinggi diperoleh dari pergaulan bagi komunitas masyarakat yang menggunakan ragam rendah, sedangkan komunitas ragam rendah memperoleh bahasanya dari bahasa ibu sendiri. Kita jadi dapat membedakan mana bahasa resmi dan mana bahasa yang tidak resmi karena keseluruhan kosakata dan gramatikal bahasa kedua ragam tersebut memiliki perbedaan yang kuat.
Seperti halnya kemarin ketika ibu dosen menjelaskan dengan cerita ketika ibu melihat dan mendengarkan uwak-uwak yang membuat tangkal hujan serta ada ucapan-ucapannya yang menggunakan bahasa daerah yang berarti resmi. Karena bahasa serta adat yang dipakai itu memang tidak bisa diubah kalimatnya atau cara pengucapannya.
- Kerugian bila anda tidak mengetahui materi diglosia dalam kedwibahasaan
Kerugian bila saya tidak mengetahui materi diglosia dalam kedwibahasaan yaitu mungkin saya akan terus-terusan mengira bahwa kedwibahasaan hanyalah sekedar perihal pemakaian dua bahasa dalam berkomunikasi untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang suatu informasi tertentu, seperti bahasa daerah dan bahasa nasional. Padahal dalam kedwibahasaan mempunyai bermacam-macam ragam bahasanya baik itu yang resmi ataupun tidak resmi. Saya pun akan sangat merugi jika saya tidak dapat membedakan mana ragam tinggi dan mana yang ragam rendah padahal ini semua sangat penting dalam kehidupan pendidikan bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Keterkaitan materi diglosia dalam kedwibahasaan dengan profesi anda nantinya
Keterkaitan materi diglosia dalam kedwibahasaan dengan profesi saya sebagai guru nantinya yaitu seperti yang ibu dosen katakan bahwa seorang guru harus bisa menggunakan dua bahasa agar siswa nyaman belajar dengan kita yang di mana guru harus selalu tahu mengenai bahasa Inggris, maka ketika seorang guru tersebut atau bisa dibilang saya mengajar di sekolah internasional dan kalau yang tidak resminya itu menggunakan bahasa gaul anak zaman sekarang.
Jadi nantinya ketika saya menjadi seorang guru, saya pastinya akan menerapkan parameter diglosia apalagi aspek pergantian. Yang di mana aspek pergantian itu adalah pengukuran terhadap seberapa jauh pemakai bahasa mampu berganti dari satu bahasa ke bahasa yang lain. Misalnya, ketika saya akan melatih anak didik saya menjadi MC pada acara perpisahan di sekolah saya pun akan melatih mereka untuk dapat menerapkan aspek pergantian kedwibahasaan diglosia dengan baik. Karena adanya dua MC yang satu berbahasa Indonesia dan yang satu bahasa Inggris.
3. Konsep, Faktor dan Pendekatan Kedwibahasaan
- Manfaat mengetahui konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan
Manfaat mengetahui konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan yaitu kita jadi tahu bahwa konsep dalam pemilihan bahasa itu ada tiga, ada satu variasi yang hanya menggunakan satu bahasa. Ada campur kode (dengan cara satu-satu) yang memakai dua bahasa dengan cara bergantian. Dan ada campur kode yang disebut campuran, memakai dua bahasa dalam satu kondisi. Saya juga dapat mengerti bahwa faktor terjadinya kedwibahasaan itu tidak hanya beberapa tetapi ada banyak karena seringnya kita berkomunikasi dengan manusia lain yang di mana, faktor pertama dapat terjadi ketika makan pagi di lingkungan keluarga. Faktor kedua mencakup hal-hal seperti usia, jenis kelamin. Faktor ketiga dapat terjadi mengenai topik pekerjaan serta keberhasilan anak.Dan faktor keempat berupa fungsi interaksi seperti penawaran menyampaikan informasi.
Dan ternyata setelah saya mengetahui materi materi ini, saya pun menjadi mengerti bahwa pendekatan kedwibahasaan itu ada 3. Yang pertama, pendekatan sosiologi itu memiliki konsep sosiokultural yang diabstraksikan dari topik komunikasi yang didasarkan pada pengalaman yang sama dan terikat oleh tujuan serta kewajiban yang sama. Misalnya dari 20 kitab Fathul bari, hanya 4 jilid yang berisi tentang ibadah, sedangkan 16 yang lainnya berisi tentang muamalah. Yang kedua, pendekatan psikologi sosial ini lebih berorientasi pada individu, seperti motivasi dalam memilih suatu bahasa atau ragam dari warna bahasa yang digunakan dalam keadaan tertentu ketika dilihat dari psikologis manusia tersebut. Yang ketiga, pendekatan antropologi yang berarti ilmu mengenai manusia dan kebudayaan. Lebih tepatnya yang ketiga ini mengenai dasar-dasar kebudayaan manusia dan masyarakat, misalnya ketika menikah dengan orang yang berbeda kebudayaan seperti orang luar negeri dan kita ikut tinggal di luar negeri. Maka saya akan pandai menggunakan bahasa asing.
- Bergunakah materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan pada kehidupan anda sehari-hari
Materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan sangat berguna pada kehidupan saya sehari-hari karena sangat dipastikan saya akan menggunakan ketiga konsep pemilihan bahasa pada kehidupan sehari-hari, yang di mana pada saat ini saya hanya menggunakan satu bahasa yang disebut dengan satu variasi. Mungkin ada kalanya nanti saya akan menggunakan konsep campur kode (dengan cara satu-satu) atau bahkan campur kode (memakai dua bahasa dalam suatu kondisi).
Sedangkan semua itu pastinya akan saya lakukan, karena saya berhadapan dengan orang lain. Misalnya ketika saya memulai pagi hari dengan sarapan pagi bersama keluarga di satu meja yang sama, atau bahkan ketika saya saling berkomunikasi dengan teman sebaya. Hal itu juga termasuk ke dalam pendekatan kedwibahasaan sosiologi yang di mana ditandai dengan satu interaksi yang didasarkan pada pengalaman yang sama dan terikat oleh tujuan.
- Kerugian bila anda tidak mengetahui materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan
Kerugian bila saya tidak mengetahui materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan pastinya saya tidak akan tahu mengenai apa saja konsep pemilihan bahasa beserta maksud dari masing-masing konsep tersebut. Saya juga mungkin tidak akan pernah paham apa saja terjadinya faktor terjadinya kedwibahasaan. Bahkan ketiga pendekatan kedwibahasaan itu saya tidak akan mengerti, jika saya tidak mengetahui materi ini.
- Keterkaitan materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan dengan profesi anda nantinya
Keterkaitan materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan dengan profesi saya nantinya yaitu pasti akan terjadinya yang namanya penggunaan bahasa dalam konsep satu variasi, campur kode (dengan cara satu-satu) atau bahkan campur kode (memakai dua bahasa dalam satu kondisi). Tidak hanya itu, tetapi akan adanya pendekatan-pendekatan dalam pengelolaan kelas ketika saya akan menjadi guru nantinya. Yang di manakah harmonisan hubungan seorang guru dengan anak didik serta tingginya kerjasama diantara siswa itu akan terikat menyatu dalam bentuk interaksi. Lahirnya interaksi yang optimal, itu bergantung dari pendekatan yang guru lakukan dalam rangka pengelolaan kelas disaat pembelajaran berlangsung.
4. Faktor Kebahasaan dan Non Kebahasaan
- Manfaat mengetahui faktor kebahasaan dan non kebahasaan
Manfaat mengetahui faktor kebahasaan dan non kebahasaan yaitu saya menjadi dapat membedakan antara faktor kebahasaan dengan non kebahasaan. Yang dimana faktor kebahasaan itu meliputi pengucapan bunyi bahasa yang kurang tepat, penempatan tekanan, nada dan durasi yang sesuai sehingga faktor ini menjadi penentu. Dalam pemilihan katapun hendaknya dilakukan secara tepat, jelas dan bervariasi. Tidak hanya itu maka seorang pembicara harus mampu menyusun kalimat efektif, kalimat yang mengenai sasaran, sehingga mampu menimbulkan pengaruh, meninggalkan kesan ataupun akibat.
Pada faktor non kebahasaan pula berbeda yang di mana berkaitan dengan sikap, harus tenang dan tidak kaku. Pandangan harus diarahkan kepada lawan bicara dan seorang pembicara harus bersedia menghargai pendapat orang lain. Untuk menunjang keefektifan berbicara juga harus disertai gerak-gerik dan mimik yang tepat, kelancaran berbicara serta penguasaan terhadap topik.
- Bergunakah materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan pada kehidupan anda sehari-hari
Materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan sangat berguna pada kehidupan saya sehari-hari, karena pada dasarnya ketika berada di lingkungan sosial pasti akan selalu ada pembahasan yang dibahas sampai tuntas ke akar-akarnya. Pada siapapun kita bicara, pasti kita akan dihadapkan kepada masalah yang di mana ada saja suatu hal atau peristiwa yang harus dibahas bahkan bisa diperdebatkan. Maka ketika saya akan berhadapan dengan lawan bicara saya, saya harus menguasai yang namanya materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan ini. Bahkan saya juga harus menerapkannya agar saya dapat berbicara dengan baik dan saling berkomunikasi dengan baik juga.
- Kerugian bila anda tidak mengetahui materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan
Kerugian bila saya tidak mengetahui materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan yaitu, saya mungkin tidak akan pernah tahu apa saja faktor kebahasaan dan non kebahasaan yang sering terjadi. Saya juga pasti akan terus-terusan mengira bahwa berbahasa itu gampang saja tanpa tahu tekniknya. Yang di mana banyak sekali faktor kebahasaan dan non kebahasaan yang harus kita pahami dan bisa juga di terapkan dalam kehidupan sehari-hari baik formal ataupun tidak formal.
- Keterkaitan materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan dengan profesi anda nantinya
Keterkaitan materi faktor kebahasaan dan kebahasaan dengan profesi saya nantinya yaitu apapun profesi yang ada pasti sangat berkaitan erat dengan materi ini. Karena tidak ada satu orang pun yang tidak melakukan aktifitasnya dengan berbahasa. Bahkan ketika seseorang yang akan melamar kerjapun pasti dia akan berusaha semaksimal mungkin berlatih berbicara di depan orang baru agar terlatih tidak gugup bahkan agar tidak salah dalam pengucapan. Nah, begitu juga lah yang saya lakukan nantinya ketika profesi saya sebagai seorang guru.
Tidak hanya itu bahkan segalanya sehari-hari yang saya lalui nantinya, ketika bekerja pasti terus berlatih menerapkan faktor kebahasaan dan non kebahasaan karena akan banyak orang yang saya temui setiap harinya, dari yang resmi ataupun tidak resmi. Yang di mana saya akan berkomunikasi dengan para rekan kerja, para siswa, bahkan dengan para orang tua siswa. Apalagi ketika akan masuk ke dalam kelas harus ada penguasaan kelas serta penguasaan materi. Jadi, sudah sangat dipastikan bahwa materi ini sangat berkaitan erat pada profesi saya nantinya.
Semoga Bermanfaat Bagi Teman-Teman Semua 😊.
Dan jangan lupa meninggalkan jejak komentar ya teman-teman. Terima kasih 🙏
Nama : Nurul Hasanah Pasaribu
Npm : 191214014
Semester : 7A
Mata Kuliah : Kedwibahasaan
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Dosen Pengampu : Lisa Septia Dewi Br. Ginting, S.Pd.,M.Pd





Menarik dan bagus
BalasHapusBagus
BalasHapusTerima kasih👍, sangat bermanfaat
BalasHapusMudah dipahami 👍
BalasHapusBagus
BalasHapusSangat membantu, terima kasih 👍
BalasHapusPenjelasannya sangat mudah dipahami 👍
BalasHapusTerima kasih penjelasannya sangat bermanfaat 👍
BalasHapusBagus dan kreatif 🥰
BalasHapusBagus
BalasHapusSangat bermanfaat
Bermanfaat dan kreatif
BalasHapusWahhhh bagusss dan bermanfaat banget kak nurul
BalasHapusBagus dan sangat bermanfaat
BalasHapusBagus dan keren 👍
BalasHapusbagus sekali
BalasHapusBagus dan bermanfaat😇
BalasHapusWah sangat bermanfaat
BalasHapusBagus dan menarik🤗
BalasHapusKlo kata aku sih oke ya...good job👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusbagus kak
BalasHapusbagus isi materinya
BalasHapusbagussssss
BalasHapusbagus dan bermanfaat
BalasHapusBagusssss
BalasHapus